Minggu, 19 Oktober 2008
Jerawat Batu
pernahkah kau dengar
gerimis yang turun
seperti semalam…
rintiknya begitu berima
mendendangkan lagu-lagu kita
adakah kau pandang
bulan sepotong yang bersinar
seperti semalam…
cahayanya menari-nari di atas kepala
ciptakan silhuet berbagai peristiwa
sempatkah kau tatap
kedip bintang-bintang
seperti semalam…
seperti bintik jerawat
di wajah kamu, bukan
yang selalu kuhitung
menjelang kutidur
tidak mengompol kan, sayang...
?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
4 komentar:
yaah... kalimat paling terakhir itu... kagak jadi berasa romantis deh gue hihihi
kamu...
pasti banyak jerawat, ya?
Meuni bisaan ih bikin ginian....
meni "ginian" ih istilahnya...
Posting Komentar