“Kau seperti ilalang….
Walau dikelilingi batu sebesar apa pun
Kau tetap tumbuh melewati celah yang sempit
Dan aku…
Ingin menjadi angin,” katamu sekali waktu,
“Lalu terbang ke langit biru.”
Sepertinya, aku hanyalah rumput liar
yang memandang ke langit sambil berayun-ayun… selamanya
Tapi, itu sudah cukup.
“Kau memang seperti angin, tak pernah bisa aku pegang,” kataku.
Aku hanya rumput liar yang berayun dengan perasaan galau
tanpa bisa mengikuti angin yang bertiup kencang.
Kata mereka, “Dia itu angin, ya…
Kalau begitu, kau bisa menjadi rumput yang berayun lebih keras
dari lainnya kan?”
Angin pun punya warna dan bentuk
Saat rumput mulai berayun, kita tahu
bahwa di sana ada angin
Jika tak ada rumput
angin pun kehilangan dirinya
“Karena itu, kau harus berayun lebih keras…!”
Jadilah rumput yang memberitahukan angin,“Di sinilah tempatmu berada.“
---------------------
disadur dari komik Flash of Wind
Sabtu, 19 Maret 2005
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
1 komentar:
hello andi....
gara2 abis ntn "Shinsengumi!" negh, jadi teringat FoW?! haha....gw juga suka banget perumpamaan souji sbg angin dan kamiya sbg rumput itu....manis banget yah?!
Posting Komentar