Rabu, 18 Maret 2009

 
   
datanglah pada hari perkawinan kami
lihat si tante menangis haru
paman-paman tertawa kecil
para ponakan berlarian
tatkala menyaksikan
kami berdua dipersatukan

dan kelak putra-putri kami
terlahir, tumbuh,
dan bahagia
kisah ini takkan pernah lelah
untuk diceritakan

hingga rambut yang memutih
berjalan yang tertatih
tuhan, biarkan cinta kami
lulus teruji

dan yang kami pertengkarkan hanyalah
siapa yang lebih mencintai siapa

















Bukan.
Bukan hendak mengundang kalian.
Juga bukan tentang pernikahan saya.
Sekedar absen di blog belaka.


"Hadir, Bu..."

4 komentar:

travellous mengatakan...

Kereeeeen! seperti biasa kamu memang pengarang novel pujaan saya Ndi! selalu buat saya kagum ama tulisan2 mu yang khas!

always ratna mengatakan...

iya juga gpp Kang, jangan malu2 :D

Enno mengatakan...

ngaku aja kenapa sih! :D

Monique mengatakan...

Ntar di undangan dipakein poto ga ?